RSS

Belajar IPS dengan Jembatan Keledai

05 Jun

Jembatan keledai adalah cara membuat sesuatu yang sulit diingat menjadi mudah diingat. Biasanya digunakan karena ingatan alami manusia sulit menerima sesuatu yang kurang menarik. Ada dua cara yang biasa dipakai, cara pertama yaitu dengan menyingkat sesuatu menjadi sebuah kata atau kalimat yang menarik dan mudah dihafal. Kedua adalah dengan menambahkan kata-kata sehingga menjadi rangkaian kata yang menarik.

Dalam konteks pembelajaran IPS, Jembatan Keledai merupakan alat bantu agar memori otak (keledai) siswa dengan mudah mengingat materi yang sudah diberikan guru atau yang sudah dipelajarinya sendiri. Untuk menghapal suatu materi IPS yang dirasa terlalu banyak, namun karena keterbatasan daya ingat dan kemalasan, Jembatan Keledai (otak) ini dapat digunakan sebagai pembantu mengingat materi tersebut.

Belajar dengan menggunakan jembatan keledai tidak jauh berbeda dengan belajar menggunakan peta konsep. Jembatan keledai atau peta konsep pada dasarnya membantu otak agar mudah mengingat. Intinya, otak manusia selalu mengingat peristiwa, kata, kalimat yang memiliki makna atau kesan. Setiap yang bermakna pasti berkesan dan setiap yang berkesan akan sulit dilupakan.

Jembatan keledai adalah salah satu metode belajar cepat dalam mengingat materi pelajaran. Caranya, guru/ siswa tinggal merangkum materi-materi penting yang harus diingat siswa ke dalam sebuah kata atau struktur kalimat yang bermakna. Otak kita akan mengidentifikasi kalimat tersebut sebagai jembatan pikiran untuk mengingat konsep-konsep penting yang harus kita ingat. Sebagai contoh

Materi tentang kondisi fisik Indonesia, letak geografis Indonesia dapat disingkat dalam sebuah kata PAHA yang dapat menjelaskan bahwa letak geografis Indonesia adalah diantara 2 benua dan 2 samudera, yaitu samudera Pasifik, benua Asia , samudera Hindia, dan benua Australia. Kata PAHA kita ambil dari huruf awal dari masing- masing nama benua dan samudera.

Sedangkan materi tentang Proklamasi dan Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, ada 4 perundingan besar antara Indonesia dengan Belanda yang memiliki pengaruh dalam perjuangan pengakuan kedaulatan kemerdekaan bangsa Indonesia oleh Belanda, yaitu Linggarjati, Renville, Roem-royen, dan Kmb, yang dihapalkan dengan LiRRiK.

Lalu dalam perjanjian Linggarjati disepakatilah suatu keputusan bahwa, wilayah Indonesia yang diakui kedaulatannya hanya meliputi wilayah SumatEra, JAwa dan Madura dan dapat disingkat dengan SEJAM.

Untuk materi uang dan Bank, siswa seringkali lupa untuk menjelaskan jenis- jenis uang baik uang Kartal maupun uang Giral. Siswa sering bingung mana yang merupakan uang tunai mana yang merupakan surat- surat berharga. Untuk membantu mengingat ini, bisa kita buat jembatan keledai dengan kata KARTU yang berarti uang KARtal adalah uang yang berbentuk uang TUnai.

Dan kata GIGA yang menjelaskan bahwa uang GIral adalah uang yang berbentuk surat- surat berharGA, seperti cek, giro, dan sebagainya. Kelebihan uang giral dibandingkan uang kartal adalah antara lain BCA, yaitu B berarti mendapatkan Bunga, C berarti pembayaran dapat dilakukan dengan lebih Cepat, sedangkan A berarti lebih Aman.

Untuk jembatan keledai bisa juga kita buat dalam bentuk sebuah kalimat, misalnya materi tentang Kehidupan Manusia Prasejarah (purba), Pembabakan Zaman Prasejarah menurut ilmu geologi, dibuat dalam sebuah kalimat bermakna seperti Archa Pak leo Mencari Nenek. Kalimat ini membantu siswa untuk mengingat pembabakan sejarah menurut ilmu geologi secara berurutan dari masa tertua sampai termuda, yaitu Archaikum, Palaezoikum, Mesozoikum, dan Neozoikum.

Materi tentang Sejarah masuknya Islam. Masuknya Islam di Indonesia, yang dibawa oleh dan disebarkan Walisongo di pulau Jawa dapat disingkat dengan GIGI MAMA KiKI BeDA, yaitu Sunan GIri, Sunan Gunung jatI, Sunan MuriA, Sunan Maulana malik ibrahim, Sunan Kudus, Sunan KalIjaga, Sunan Bonang, Sunan Drajat dan Sunan Ampel.

Berdasarkan hasil pengamatan , ternyata jembatan keledai dapat membantu dan memudahkan belajar IPS. (*)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 5, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: